KonsepTujuan Pembelajaran. Tujuan pembelajaran adalah deskripsi pencapaian tiga aspek kompetensi, yakni pengetahuan, keterampilan, dan sikap, yang diperoleh murid dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran.. Tujuan pembelajaran disusun dengan memperhatikan eviden atau bukti yang dapat diamati dan diukur pada murid, sehingga murid dapat dinyatakan mencapai suatu tujuan pembelajaran. MateriPemrograman Dasar kelas 10 - diperuntukan penggunaannya oleh para siswa di kompetensi keahlian TKJ, RPL dan Multimedia yang berfokuskan ke materi dasar-dasar Algoritma pemrograman, flowchart, dan logika pemrograman. Materi Pemrograman Dasar kelas 10 ini memiliki 14 Kompetensi Dasar atau modul pengetahuan dan ketrampilan yang dapat dipelajari melalui berbagai media. Apakahkamu lagi mencari jawaban dari pertanyaan Tujuan akhir dari kegiatan remedial adalah. Berikut pilihan jawabannya: mendalami materi pelajaran; menguasai kompetensi yang tercantum dalam kurikulum; mengetahui kekurangan dan kelebihan yang dimiliki; memperoleh nilai tes yang lebih baik; Planogrammerupakan alat penting dalam bidang pemasaran. Fungsi utamanya adalah untuk menghasilkan representasi grafis dari distribusi produk di fasilitas komersial tertentu. Grafik ini memungkinkan perusahaan untuk merancang pameran barang untuk dijual untuk memberikan distribusi tersebut daya tarik yang lebih besar dari sudut pandang publik potensial dan, dengan cara ini, meningkatkan PlanogramAlfamart Adalah - Bagaimana Menerapkan Dan Mengelola Planogram Toko Kelontong Minimarket - Alfa minimart pertama mulai beroprasi di jl. 03 Sep, 2021 Posting Komentar Jumlah gerai alfamart bertumbuh pesat menjadi 1.293 gerai hanya dalam enam tahun, semua toko ada di pulau jawa. alfamart adalah combo terbaik untuk toko retail. Yangdiinginkan semua pembunuh-- Mencapai tujuan akhir mereka. Krumitz has plotted the bounty hunters' final destination. Krumitz sudah mendapatkan tujuan akhir si pemburu bayaran. So, this was the terminal point for silk route. Jadi ini adalah tempat tujuan akhir jalur sutra. So that was the goal of my design. Jadi itulah tujuan akhir dari PRINSIPPRINSIP LAYOUT. 7. Ensiklopedi Perancangan Tata Letak yang penulis kutip dari Ensiklopedi Eka Marissa (2010), berikut prinsip-prinsip dasar penyusunan tata letak (layout): 8. Integrasi secara total terhadap faktor- faktor produksi. Jarak pemindahan bahan paling minimum. Material diusahakan bergerak terus tanpa adanya interupsi oleh efID5. Dalam dunia usaha pengecer retail, istilah planogram seringkali dipakai untuk menunjukkan rencana visual yang menunjukkan penempatan produk di rak-rak display pengecer. Planogram ini sering disampaikan dalam bentuk diagram atau gambar dan biasanya ditangani oleh visual merchandising atau tim merchandising. 1. Pengertian planogram Secara umum planogram dapat diartikan sebagai sebuah teknik visual baik berupa diagram, bagan, foto, gambar dan sebagainya yang memberikan secara terperinci dan mendetail mengenai informasi penempatan tiap-tiap produk display pengecer untuk tujuan produktivitas perusahaan, pengertian produktivitas terkait pada penjualan dan biaya. 2. Tujuan planogram Planogram digunakan untuk menciptakan konsistensi antara lokasi toko, untuk menyediakan alokasi ruang gerak yang tepat untuk meningkatkan daya tarik visual merchandising, dan untuk membuat saran penyandingan produk. Tujuan akhir dari planogram adalah memandu dan memusatkan upaya penataan barang di dalam toko yang kemudian menghasilkan penjualan eceran yang meningkat. Namun, demikian dalam konteks bisnis ritel tujuan dari program ini dapat dilihat dari dua sisi yaitu tujuan untuk retailer dan konsumen. a. Tujuan planogram untuk retailer Bila dilihat dari segi retailer planogram memiliki beberapa tujuan sebagai berikut. 1 Meningkatkan volume penjualan. 2 Membuat strategi dalam meningkatkan laba. 3 Menentukan proses pengisian ulang produk. 4 Membuat display produk yang lebih teratur dan rapi. 5 Menentukan tata letak produk berdasarkan basic product,fast moving, slow moving, produk captaincy, home brand dan new item product. 6 Sebagai faktor bergaining position dengan pihak supplier. 7 Untuk menghitung jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam proses pengisian ulang produk. 8 Pengendalian persediaan barang. b. Tujuan planogram untuk konsumen Adapun tujuan dari planogram untuk konsumen sebagai berikut. 1 Memudahkan konsumen untuk mencari produk di rak pajangan. 2 Membantu proses pemilihan produk berdasarkan harga dan kualitas. 3 Membantu konsumen berbelanja dengan hemat waktu. 4 Meningkatkan rasa nyaman saat berbelanja. 3. Manfaat planogram a. Menandai potensi penjualan pada tiap sudut ruangan sebuah toko. b. Memuaskan pelanggan dengan daya tarik visual yang lebih baik. c. Kontrol persediaan yang ketat dan pengurangan out of stocks. d. Penggantian produk lebih mudah bagi staf. e. Posisi produk yang lebih baik. f. Alat komunikasi yang efektif kepada setiap staf untuk mendisplay barang. 4. Keuntungan planogram a. Memuaskan konsumen dengan tampilan visual yang lebih baik. b. Pengendalian persediaan yang lebih ketat dan mereduksi terjadinya kehabisan stok. c. Kemudahan pengisian produk. d. Mempermudah penempatan produk sejenis. e. Tools komunikasi yang efektif untuk staf dalam hal display. f. Memastikan penempatan produk. g. Peningkatan penjualan. h. Menetapkan potensial penjualan untuk setiap inch dari ruang ritel. i. Membangun prestasi dengan sudut pandang 3D dan analisis penjualan. j. Menghasilkan analisis gap untuk memahami hilangnya kesempatan. k. Membandingkan distribusi produk dengan toko lainnya. Planogram adalah perancangan visual yang mengatur penempatan merchandise pada rak, biasanya planogram dibuat oleh visual merchandiser atau tim marketing. Planogram adalah diagram visual yang memberikan detail penempatan dari setiap merchandise di dalam store. Skema yang dibuat juga menyangkut tentang pada lorong mana suatu merchandise harus ditempatkan. Planogram biasa digunakan untuk menciptakan konsistensi antar store, untuk menyajikan ruang yang sesuai untuk suatu merchandise, menyajikan tampilan yang lebih menarik, dan untuk menciptakan saran produk yang saling terkait. Tujuan utama dari planogram adalah untuk memandu dan menjadi salah satu bagian dari visual merchandising, yang selanjutnya untuk meningkatkan nilai penjualan. Planogram didesain untuk memaksimalkan penggunaan ruang dengan meletakkan merchandise di lokasi yang tepat sehingga volume penjualan merchandise tersebut mencapai nilai maksimum. Planogram dimaksudkan untuk menjamin bahwa store telah mengoptimalkan penjualan dari item yang mereka tawarkan. Planogram juga memberikan guideline spesifik tentang tata letak merchandise bagi karyawan sehingga konsumen dan karyawan sama-sama mengerti dimana suatu merchandise diletakkan dan dimana merchandise tersebut bisa ditemukan. Planogram sangat penting terutama bagi retailer besar dengan ratusan hingga ribuan jenis merchandise yang dijual di dalam store. Dengan memanfaatkan planogram, setiap store yang menjadi franchise akan memiliki tampilan yang serupa sehingga muncul konsistensi antara satu store dengan store lain. Salah satu contoh skema planogram di suatu supermarket. Sumber. Planogram dapat membantu meningkatkan nilai penjualan, bersamaan dengan perencanaan visual merchandising yang baik. Ketika seorang konsumen datang untuk membeli satu item, penataan merchandise yang dirancang dengan planogram yang tepat akan memotivasi pembeli untuk membeli produk tambahan yang sebenarnya tidak mereka rencanakan, bahkan yang mereka tidak tahu apakah mereka menginginkannya atau membutuhkannya. Serupa, konsumen yang datang untuk membeli suatu produk spesifik dapat menentukan alternatif pilhan yang kemungkinan turut menjadi barang yang mereka beli. Manfaat dari penggunaan planogram Meningkatkan nilai penjualan potensial per satuan ukuran luas. Menghibur konsumen dengan tampilan visual yang lebih menarik. Mempermudah manajemen logistik sehingga ketika suatu merchandise out-of-stocks dapat dengan segera diisi kembali. Memberikan positioning yang baik untuk produk yang saling terkait. Sumber. Lalu, bagaimana langkah-langkah untuk menciptakan planogram yang baik? Mulai dari yang sederhana. Kebanyakan retailer membuat proses penciptaan planogram menjadi terlalu rumit sehingga membuang banyak waktu. Latihlah karyawan. Berikan waktu bagi karyawan untuk mengerti cara menggunakan planogram. Takarlah perencanaan. Cek laporan penjualan setiap bulannya dan lihat planogram yang digunakan. Ada baiknya sering mengganti planogram yang digunakan ketika planogram yang sedang digunakan ternyata tidak memberikan peningkatan penjualan yang signifikan. Ketahui konsumen. Konsumen lebih menyukai penempatan produk pada eye-level, selain agar konsumen dapat menyentuh dan merasakan merchandise yang dijual, penempatan produk pada eye-level akan membantu mereka berinteraksi dengan merchandise yang ingin mereka beli. Pranala luar Definisi Planogram Menurut kamus Oxford Dictionery, Planogram didefinisikan sebagai berikut , “It is a diagram or model that indicates the placement of retail products on shelves in order to maximize sales.” Jadi definisi Planogram adalah sebuah bentuk diagram atau model yang mengindikasikan penempatan produk ritel diatas rak dengan tujuan memaksimlkan penjualan. Kata kunci Planogram biasa ditemukan dalam dunia bisnis ritel, sebagai konsumen yang berbelanja di toko minimarket dan supermarket akan menemukannya dalam bentuk display produk/barang diatas rak. Penahkah kita memperhatikan besar atau kecilnya volume pajangan ? Untuk itu kita perlu memahami konsep planogram sebenarnya. Dalam tulisan ini, konsep planogram yang dibahas adalah planogram untuk kategori minimarket atau supermarket. Tujuan Planogram Diatas sudah disebutkan bahwa tujuan planogram adalah memaksimalkan penjualan. Namun dalam konteks bisnis ritel dapat di lihat dari dua sisi, yaitu tujuan untuk retailer dan konsumen. Tujuan Planogram untuk retailer Meningkatkan volume penjualan Membuat strategi meningkatkan laba/gross profit Menentukan proses pengisian ulang produk Membuat display produk lebih teratur dan rapih Menentukan tata letak produk berdasarkan Barang basic, Fast moving, Slow moving, Product captaincy, Home brand dan New item product Sebagai faktor bargaining position dengan pihak supplier Untuk menghitung jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam proses pengisan ulang produk Pengedalian persediaan barang Tujuan Planogram untuk konsumen Memudahkan untuk mencari produk di rak pajangan Membantu proses pemilihan produk berdasarkan harga dan kualitas Membantu konsumen berbelanja hemat Meningkatakan rasa nyaman bebelanja Konsep Planogram Hal berikutnya setelah memahami definisi dan tujuan planogram, yaitu memahami konsep dasar pembuatan planogram. Dari definisi dan tujuan Planogram diatas, berarti tata letak produk terbentuk karena ada riwayat penjualan / history sales. Selain komponen riwayat penjualan, perlu komponen-komponen yang lainnya untuk mentukan disain planogram. Dalam dunia ritel profesional, pembuatan Planogram dibantu dengan software yang bisa dibeli secara korporasi atau perorangan. Untuk peritel besar membutuhkan software planogram karena jumlah item produk bisa mencapai ribuan. Namun dalam tulisan ini, disajikan konsep disain planogram secara manual dengan bantuan Microsoft Excel, sehingga bisa memahami konsep dasar planogram. Berikut komponen penentuan disain Planogram Riwayat penjualan/History sales/Reguler movement Dimensi rak Shelving panjang, tinggi, lebar dan jumlah rak shelfing Dimensi produk panjang , tinggi , lebar produk Untuk memahami lebih lanjut disain Planogram, berikut diberikan ilustrasi rencana disain Planogram secara manual. CONTOH DISAIN PLANOGRAM Disebuah toko minimarket xyz, diketahui 6 item riwayat penjualan yang harus masuk ke dalam rak display yang sudah ditentukan, dengan data-data sebagai berikut Dimensi Rak Display Untuk perhitungan selanjutnya berdasarkan kontribusi regular movement, terlihat di table diatas bahwa penjualan berdasarkan kuantiti dan rupiah sama saja, tapi berbeda bila menggunakan kontribusi margin. Untuk kolom TOP Term Of Payment boleh diabaikan. Selanjutnya kita hitung lebar display per-item produk, dengan catatan panjang rak display adalah 3 x 100 cm karena ada 3 rak selfing serta sekaligus bisa menentukan kapasitas pajang maksimum dengan rumus volume total pajang maksimum dibagi dengan volume satuan produk. Dari data perhitungan table diatas dapat diketahui lebar display planogram per-item produk masing-masing. Kemudian langkah selanjutnya adalah ploting data lebar planogram per-item ke dalam rak display sebagai berikut Pada proses ploting lebar planogram masing-masing produk terlihat produk B, C, dan E lebih dominan dibandingkan produk A,D dan F, ini disebabkan history salesnya lebih besar. Kemudian faktor lain pada saat proses ploting planogram bisa dipengaruhi karena arah traffic customer yang dominan dari kiri atau kanan , pengaruh product captaincy, tinggi rata2 visibity mata konsumen ataupun kebijakan tata letak home brand yang menjadi prioritas. Dengan planogram, retailer mempunyai bargaining position dalam proses negosiasi dan pengendalian barang secara keseluruhan. Dan hal lain yang bisa di analisa lebih lanjut adalah konsep desain planogram berdasarkan kontribusi gross margin, apakah secara investasi awal dan proses pengisian lebih optimal ? silahkan dicoba. Sebagai catatan akhir, nilai-nilai hasil perhitungan diatas adalah nilai teoritis empiris sehingga masih bisa dikoreksi dengan karakteristik dimensi rak sesungguhnya ataupun kebijakan retailer untuk mengisi jumlah produk dalam desain planogram. Demikain kajian sederhana tentang konsep Planogram, mudah-mudahan memberi ilustrasi dan ilmu buat pelajar, mahasiswa ataupun pebisnis ritel pemula yang belajar tentang display produk minimarket ataupun supermarket. 100% found this document useful 1 vote313 views5 pagesDescriptionKONSEP PLANOGRAMOriginal TitleKONSEP PLANOGRAMCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote313 views5 pagesKonsep PlanogramOriginal TitleKONSEP PLANOGRAMJump to Page You are on page 1of 5 You're Reading a Free Preview Page 4 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. A. PlanogramIstilah planogram atau layout pada umumnya dipakai untuk menunjukkan rencana visual tentang penempatan produk di rak-rak display PLANOGRAM Menurut Oxford Learner’s Pocket Dictionary, planogram yang berarti sebuah diagram atau model yang menunjukkan penempatan produk di rak-rak retail untuk memaksimalkan JUGA Pengertian Proposal UsahaPlanogram disebut juga sebagai diagram yang menunjukkan bagaimana dan di mana stock keeping unit SKU retail tertentu harus ditempatkan di rak, tempat penyimpanan ataupun dipajang untuk meningkatkan volume PLANOGRAM Planogram adalah salah satu alat merchandising terbaik untuk menyajikan produk kepada pelanggan. Selain itu, planogram juga memberikan beberapa manfaat positif seperti berikut Menandai potensi pada tiap sudut ruangan sebuah sebuah kepuasan kepada pelanggan dengan daya tarik visual yang lebih persediaan yang ketat dan pengurangan PLANOGRAM a. Tujuan Planogram untuk RetailerMeningkatkan volume strategi dalam meningkatkan laba gross profit.Menentukan proses pengisian ulang Tujuan Planogram untuk KonsumenMemudahkan konsumen untuk mencari produk di rak proses pemilihan produk berdasarkan harga dan konsumen berbelanja dengan hemat PLANOGRAMMemuaskan konsumen dengan tampilan visual yang lebih persediaan yang lebih ketat dan mereduksi terjadinya kehabisan stock Kemudahan pengisian Membuat PlanogramPlanogram atau space management merupakan suatu konsep yang secara sederhana dapat dipahami sebagai suatu konsep atau rencana pemajangan produk berdasarkan alur kebiasaan belanja Pembuatan PlanogramPembuatan desain planogram dilakukan melalui beberapa langkah, yaitu sebagai berikut a. Mengklasifikasikan Barang Slow dan Fast MovingData penjualan barang slow dan fast moving dapat digunakan untuk mengetahui barang mana yang seharusnya lebih banyak dipesan dan barang mana yang seharusnya tidak perlu banyak barang slow dan fast moving dapat pula digunakan sebagai salah satu cara penentu dalam meletakkan barang-barang yang kosong pada rak di end caps, dan juga sebagai penambah space untuk barang fast apabila terdapat barang yang kosong dalam satu rak dengan kategori Membuat Layout RetailLayout toko mencakup layout ruang pamer di mana fixture perlengkapan atau alat peraga ditempatkan, fixturing tipe fixture, seperti rak kacau gondola, dan lain-lain yang digunakan untuk menata barang, display, dan suasana toko perlengkapan toko, pencahayaan, dan pemberian kartu produk.BACA JUGA Pengertian Tata Letak LayoutDasar - Dasar Komunikasi BisnisPengertian Broadcast Beserta Ruang LingkupnyaSalah satu komponen kunci dari layout toko adalah penempatan fixture perlengkapan atau alat peraga yang harus diatur sedemikian rupa sesuai dengan alur/arus lalu lintas pengunjung atau konsumen Layout TokoTujuan dari layout sendiri adalah untuk mendekatkan produk kepada konsumen agar tersedia dalam tempat dengan jumlah yang tepat, untuk kenyamanan dan kemudahan untuk memperoleh produk, serta untuk efisiensi dan efektivitas space yang Manfaat LayoutManfaat kegunaan tempatKegunaan ini didapatkan konsumen karena dengan layout yang baik produk akan ditempatkan pada tempat yang dapat didatangi oleh kegunaan informasiInformasi bermanfaat sebagai penjelas kepada konsumen sehingga konsumen terbujuk agar membeli dan meningkatkan jumlah konsumen agar tidak melupakan produk dan tempatnya layout.Manfaat kegunaan waktuHal ini berkaitan dengan kenyataan bahwa konsumen dapat memperoleh produk pada saat yang Jenis-Jenis LayoutPola arus bebas free flow patternPola kisi grid patternPola gabungan mixed layoutc. Membuat Desain PlanogramData Riwayat PenjualanDimensi Rak ShelvingDimensi Produk d. Mengklasifikasikan Barang Sesuai dengan Kategorinya1. Proses Mendefinisikan Kategori pada Sebuah RetailPada dasarnya, terdapat lima proses dalam mendefinisikan kategori-kategori pada sebuah retail, yaitu sebagai berikut Menentukan kebutuhan dari apa yang memberikan solusi serupa untuk memenuhi kebutuhan produk barang terkait dan produk subtitusi untuk tipe pengelolaan berbagai pengelompokan pada Tahap Klasifikasi Barang pada Manajemen KategoriMerchandise divisionMerchandise departemenMerchandise groupMerchandise familyMerchandise subfamilyMerchandise item codeMerchandise item subcode

tujuan akhir dari planogram adalah